SiRAYA

Sistem Informasi Responsif Anak Berdaya

SiRAYA
Promo

1. SiRAYA

SiRAYA adalah sistem informasi yang dirancang untuk mendukung upaya perlindungan anak melalui mekanisme pelaporan, pendataan, pendampingan, dan koordinasi layanan secara cepat, terintegrasi, dan berbasis masyarakat. Sistem ini bertujuan memastikan setiap anak mendapatkan respon yang tepat, dukungan yang berkelanjutan, serta lingkungan yang aman dan memberdayakan dengan melibatkan peran aktif keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah.

2. Terminologi

  1. Kekerasan Fisik

    Kekerasan secara fisik adalah tindakan penyiksaan, pemukulan, dan penganiayaan terhadap anak, dengan atau tanpa menggunakan benda-benda tertentu, yang menimbulkan luka-luka fisik atau kematian pada anak. Bentuk luka dapat berupa lecet atau memar akibat persentuhan atau kekerasan benda tumpul, seperti bekas gigitan, cubitan, ikan pinggang, atau rotan. Dapat pula berupa luka bakar akibat bensin panas atau berpola akibat sundutan rokok atau setrika

  2. Kekerasan Psikis

    Kekerasan psikis meliputi perilaku yang ditujukan untuk mengintimidasi dan menganiaya, mengancam atau menyalahgunakan wewenang, membatasi keluar rumah, mengawasi, mengambil hak asuh anak-anak, merusak benda-benda anak, mengisolasi, agresi verbal dan penghinaan konstan (Unicef, 2000: 2).

  3. Kekerasan Seksual

    Kekerasan seksual pada anak adalah keterlibatan seorang anak dalam segala bentuk aktivitas seksual yang terjadi sebelum anak mencapai batasan umur tertentu yang ditetapkan oleh hukum negara yang bersangkutan dimana orang dewasa atau anak lain yang usianya lebih tua atau orang yang dianggap memiliki pengetahuan lebih dari anak memanfaatkannya untuk kesenangan seksual atau aktivitas seksual.

3. Klasifikasi Bentuk Kekerasan Psikis Pada Anak

KLASIFIKASI CONTOH PERILAKU
Indifference (tidak peduli) Tidak berbicara kepada anak kecuali jika perlu, mengabaikan kebutuhan anak, tidak merawat, tidak memberi perlindungan dan kurangnya interaksi dengan anak.
Humilation (Penghinaan) Menghina, mengejek, menyebut nama-nama yang tidak pantas, membuat mereka merasa kekanak-kanakan, menentang identitas mereka, martabat dan harga diri anak, mempermalukan dan sebagainya.
Isolation (Mengisolasi) Menjauhkan anak dari teman-temannya, memutuskan kontak anak dengan orang lain, mengurung anak sendiri dan sebagainya.
Rejection (Penolakan) Menolak atau mengabaikan kehadiran anak, tidak menghargai gagasan dan prestasi anak, mendiskriminasi anak.
Terror (Teror) Menimbulkan situasi yang menakutkan bagi anak, rasa khawatir dan sebagainya.

4. Model Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak